Palu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perbenihan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura secara resmi ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Merdeka Ekspor 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Agustus 2026, bertempat di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah mendongkrak mutu dan kualitas sektor pertanian.

Dalam gelaran tersebut, UPT Perbenihan mengenalkan jajaran produk unggulan hasil produksi Balai Benih. Produk-produk yang disiapkan untuk menunjang produktivitas petani meliputi benih padi, jagung, kedelai, kentang, hingga bawang bumbu bersertifikat.

Kepala UPT Perbenihan menyampaikan bahwa partisipasi ini bertujuan untuk memastikan para petani dan pelaku usaha agribisnis mendapatkan kepastian pasokan benih berkualitas yang memenuhi standar tinggi.
Kehadiran UPT Perbenihan dalam rangkaian Merdeka Ekspor ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mengawal ketersediaan benih bermutu. Kami ingin memastikan para petani menggunakan benih yang tersertifikasi agar hasil panennya makin melimpah dan berdaya saing ,” ungkapnya.

Pembagian Bibit Gratis & Layanan Langsung untuk Petani

Sebagai bentuk dukungan langsung kepada masyarakat dan petani, UPT Perbenihan juga menggelar aksi sosial berupa pembagian bibit gratis untuk komoditas hortikultura, seperti cabai, tomat, dan terong.
Selain itu, UPT Perbenihan membuka akses layanan publik terpadu di lokasi kegiatan bagi para kelompok tani maupun masyarakat umum yang membutuhkan informasi teknis, antara lain:

1. Konsultasi Sertifikasi Benih – Pelayanan dan panduan tata cara sertifikasi mutu benih.
2. Informasi Stok & Distribusi Benih – Akses ketersediaan benih induk dan pokok bagi kelompok tani.
3. Edukasi & Pendampingan Perbenihan – Layanan konsultasi teknis peningkatan mutu hasil budidaya.

Melalui momentum Merdeka Ekspor 2026, UPT Perbenihan mengajak seluruh pelaku usaha agribisnis dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan serta benih bernilai unggul demi mewujudkan kemandirian pangan daerah dan nasional.