ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Salam Sejahtera untuk Kita Semua
Salam Pancasila
Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan rahmat dan ridho-Nya, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah dapat menyajikan informasi terkait pembangunan sektor tanaman pangan, hortikultura, serta sarana dan prasarana pasca panen melalui website resmi ini. Media ini menjadi sarana transparansi, publikasi program, dan penyebarluasan informasi pembangunan pertanian di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Pembangunan pertanian difokuskan pada peningkatan produksi dan produktivitas komoditas strategis seperti padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, sayuran, dan buah-buahan melalui penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, pengendalian OPT, serta pendampingan penyuluhan. Penguatan sarana dan prasarana pasca panen seperti alsintan, rumah kemas, gudang penyimpanan, lantai jemur, dan fasilitas pengolahan hasil juga terus ditingkatkan guna menjaga mutu, menekan kehilangan hasil, dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Melalui dukungan bantuan sarana produksi, alat dan mesin pertanian, serta pelatihan teknis budidaya dan pasca panen, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen mendorong kesejahteraan petani dan mewujudkan sistem pertanian yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing demi tercapainya kemandirian dan ketahanan pangan daerah.
Info pertanian Sulawesi Tengah

Petani Milenial
Sebanyak 123.014 petani milenial di Provinsi Sulawesi Tengah kini aktif berkontribusi di sektor pertanian. Dengan persentase 28,63% dari total petani, generasi muda membuktikan bahwa pertanian tetap menjadi sektor strategis dan menjanjikan bagi masa depan ekonomi daerah.

Teknologi Pertanian
Teknologi pertanian di Sulawesi Tengah terus berkembang melalui penerapan hidroponik dan urban farming untuk pemanfaatan lahan terbatas, penggunaan alat dan mesin pertanian modern guna meningkatkan efisiensi pengolahan dan panen, penerapan smart farming berbasis sensor dan irigasi otomatis untuk optimalisasi produksi, serta digitalisasi data pertanian yang mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan secara lebih akurat dan transparan demi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Luas Lahan
Tahun 2024 menjadi momentum positif bagi pertanian Sulawesi Tengah. Dengan penambahan 10.180 hektar sawah baru, total luas baku sawah kini melampaui 136 ribu hektar. Luas panen padi yang mencapai sekitar 171.786 hektar mampu menghasilkan kurang lebih 759.838 ton GKG, mempertegas peran strategis sektor tanaman pangan dalam mendukung perekonomian dan ketersediaan pangan daerah.

Hasil Produksi
Pada tahun 2024, produksi padi di Provinsi Sulawesi Tengah mencapai sekitar 761.936 ton GKG, sementara produksi jagung pipilan kering tercatat sekitar 84.798 ton. Adapun produksi bawang merah pada tahun 2023 mencapai sekitar 2.792 ton, menunjukkan kontribusi penting komoditas pangan dan hortikultura dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
PETA KAWASAN SULAWESI TENGAH
Data dan Potensi Sulawesi Tengah
LUAS LAHAN BAKU SAWAH MENURUT
KAB/KOTA, 2024 (HEKTAR)
No Data Found
No Data Found
Perbandingan Produktivitas Komoditas Strategis Se Sulawesi Dan Nasional Tahun 2025
No Data Found





