Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Rapat Rekonsiliasi Data, Evaluasi, dan Penyelarasan Capaian Kinerja hingga Triwulan II Program Unggulan 9 Berani, yang didukung oleh seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah dan dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, termasuk Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah.
Rapat dipimpin langsung oleh Dr. Rahmat selaku Ketua Tim Evaluasi Kegiatan Program Unggulan 9 Berani, yang menekankan pentingnya penyelarasan data sebagai dasar dalam mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam arahannya, Dr. Rahmat menyampaikan bahwa rekonsiliasi data merupakan tahapan penting untuk memastikan kesesuaian antara pelaksanaan program di lapangan dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Selain itu, evaluasi secara berkala diperlukan untuk mengidentifikasi capaian, hambatan, serta langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan pada periode berikutnya.
Kehadiran Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah menjadi bentuk komitmen Dinas dalam mendukung pelaksanaan Program Unggulan 9 Berani, khususnya melalui penyampaian data dan informasi yang akurat, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Sinkronisasi data antarpemangku kepentingan diharapkan mampu menghasilkan evaluasi yang komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Melalui forum ini, masing-masing Perangkat Daerah memaparkan perkembangan pelaksanaan program beserta capaian indikator kinerja hingga Triwulan II. Hasil rekonsiliasi selanjutnya akan menjadi acuan dalam penyempurnaan pelaksanaan program pada triwulan berikutnya agar target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah terus berkomitmen mendukung visi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas perencanaan, pelaporan, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Dengan sinergi yang baik antarperangkat daerah, diharapkan implementasi Program Unggulan 9 Berani dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah.