Palu – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah pada 10–13 Agustus 2026 di Kantor Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan R.A. Kartini No. 80 Palu.

Keikutsertaan UPT Proteksi merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penguatan sektor pertanian melalui penyediaan layanan informasi, edukasi, dan pendampingan kepada petani serta masyarakat. Pada kegiatan tersebut, UPT Proteksi menghadirkan stand pelayanan yang menampilkan berbagai informasi strategis mengenai upaya perlindungan tanaman serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

Salah satu materi utama yang dipaparkan adalah data mitigasi El Niño yang menggambarkan langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan dalam menghadapi dampak kekeringan terhadap sektor tanaman pangan dan hortikultura di Sulawesi Tengah. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani dalam menyusun strategi budidaya yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim.

Selain itu, UPT Proteksi juga memperkenalkan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan oleh petani maupun masyarakat, antara lain layanan konsultasi mengenai Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), pengendalian hama dan penyakit tanaman, rekomendasi tindakan pengendalian yang ramah lingkungan, serta pendampingan teknis dalam penerapan budidaya tanaman yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui stand pelayanan tersebut, pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai tugas dan fungsi UPT Proteksi sebagai unit teknis yang berperan dalam melakukan pengamatan, pencegahan, pengendalian, serta penanganan serangan hama dan penyakit tanaman guna menjaga produktivitas dan kualitas hasil pertanian di Sulawesi Tengah.

Partisipasi UPT Proteksi dalam Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026 diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan tanaman sebagai bagian dari upaya menjaga mutu komoditas pertanian, sekaligus mendukung peningkatan daya saing produk hortikultura Sulawesi Tengah di pasar nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan sektor pertanian Sulawesi Tengah yang tangguh, adaptif terhadap perubahan iklim, serta berorientasi pada peningkatan kualitas dan ekspor komoditas unggulan daerah.